BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Menginstal Windows 98 SE dan Menginstal Windows Xp Professional merupakan suatu Operating System (OS) dimana kita menginstal ulang komputer atau kita Mempartisi Hard Disk agar Hard Disk kita bisa digunakan dengan baik. Oleh karena itu kita harus Mempartisi Hard Disk agar Hard Disk kita bisa digunakan.
B. Masalah
Dari urain diatas dapat diambil suatu masalah yaitu kita harus bisa Menginstal/Mempartisi Hard disk kita sendiri minimal kita harus bisa 70% itu sudah cukup untuk kita bisa mengerti
C. Tujuan
Tujuan dari dibuatnya laporan ini adalah agar pembaca dapat mengerti bagaimana cara Mempartisi/menginsatal Hard Disk. Dan agar penulis dapat mengikuti kegiatan beajar selanjutnya atau bisa mempelajari modul selanjutnya yang akan diberikan oleh guru pembimbing/fasilitator.
BAB II
LANDASAN TEORI
A. INSTALLASI OS DAN APLIKASI
Sebuah system komputer terdiri dari 3 bagian utama yaitu hardware, software, dan brainware. Dimana ketiga bagian ini merupakan suatu kesatuan dan tidak dapat dipisahkan. Sekumpulan hardware tanpa software dan brainware hanyalah seonggok tumpukan barang tak berguna. Oleh sebab itu,diperlukan sebuah Operating System yang mampu mengoperasikan seluruh perangkat keras yang ada.
1. Menginstall adalah proses memasukan System Operasi maupun program aplikasi dalam komputer
a. Meng-Upgrade
Ialah menimpa program instllasi Windows yang lama dengan Windows yang baru. Misalnya komputer sudah berisi program Windows 98 dan sudah tidak ingin digunkan lagi maka anda bisa meng-upgradenya menjadi windows XP. Dengan cara ini maka data yang ada tidak perlu dibacup karena proses ini tidak akan menghilangkan data dalam Hard Disk, tetapi hanya Windowsnya saja yang ditimpa. Demikian juga dengan program-program yang sudah diinstal juga tidak hilang. Keuntungan cara ini adalah menghemat ruang pada Hard Disk.
b. New Instal
New Istal ialah menginstal mulai dari awal (dianggap Hard Disk kosong atau Hard Disk dipartisi ulang). Dalam melakukan penginstallan ini para peserta diklat harus mengetahui langkah-langkah penginstallan OS (Operating System) yang ingin diinstal, sehingga pada saat melaksanakan penginstallan dapat berjalan sesuai dengan keinginan dan sukses tanpa ada hambatan.
B. FILE SYSTEM
File System merupakan struktur logika yang digunakan untuk mengendalikan akses terhadap data yang ada pada disk.
1. FAT (File Allocation Table)
komputer memerlukan system untuk memantau file-filenya yang ditaruh dalam bentuk binary dalam disk. Kalau tidak maka byte-bytenya itu hanya berupa Sector-Sector acak yang tidak bisa diterjemahkan. System tersebut disebut dengan FAT. Dibawah ini generasi FAT:
a. FAT 16 menggunakan pengalaman 16 bit, hanya mampu mengalamati partisi sebesar 2 Giga Byte. Kurangnya ruang penyimpanan, Tidak ada tambahan program atau file terutama bagi yang menggunakan sistem dengan Windows95 dan mempunyai Hard Disk melebihi 512MB. Tidak efektif. Ukuran cluster yang besar menyebabkan terjadinya pemborosan. tidak efisien dalam susunan file dan meminta user sering melakukan Defrag agar mendapatkan cluster sebelumnya yang tidak terpakai sepenuhnya. Ukuran maksimum disk yang dapat disokong FAT16 dalam satu Hard Disk adalah 2GB.
b. FAT 32/VFAT (Virtual File Allocation table) merupakan File System yang digunakan pada Windows 95 dan Windows 98. System ini juga mendukung Long File Name. Microsoft akan mendukung fungsional dari File System FAT32 dalam membaca error-error secara bebas dan menyimpan file-file baik dalam bentuk nyata (real mode) maupun bentuk terlindungi (protect mode). Microsoft mendukung fasilitas real dan protected mode termasuk pada Windows 95. Untuk program-program legacy yang tidak akan diinstall pada FAT32 atau tidak akan menyimpan file-file atau membaca mereka, kita harus menghubungi pabrik dari software tersebut. Walaupun File System FAT32 mendukung ukuran Hard Disk sampai 2 Terabytes (TB), beberapa Hard Disk kemungkinan tidak dapat mengisi partisi yang dapat dinyalakan lebih besar dari 7,8 Gigabytes (GB) karena keterbatasan dari sistem I/O dasar (BIOS) INT13 Interface. Dan keunggulan FAT 32 adalah Menggunakan 32 bit untuk merepresentasikan cluster, FAT32 menyediakan ukuran drive lebih besar. Ukuran yang disediakan sampai dengan 2 Terabytes, dibandingkan dengan FAT 16 yang hanya 2GB. Microsoft Windows 2000 hanya menyediakan ukuran partisi FAT32 sampai dengan 32 GB. FAT32 menggunakan tempat lebih efisien. FAT32 menggunakan ukuran cluster yang lebih kecil ( 4KB cluster untuk ukuran drive 8 GB), lebih efisien 10 s/d 15 persen dibandingkan FAT atau FAT16. Ukuran minimum untuk partisi FAT32 sekitar 260 MB.
PERBANDINGAN UKURAN CLUSTER FAT
| Ukuran Partisi ( HARD Disk) | Ukuran Cluster FAT16 | Ukuran Cluster FAT32 |
| 32 MB | 2 KB | - |
| 128 MB | 2 KB | - |
| 256 MB | 4 KB | - |
| 512 MB | 8 KB | 4 KB |
| 1 GB | 16 KB | 4 KB |
| 2 GB | 32 KB | 4 KB |
| 3 GB – 7 GB | - | 4 KB |
| 8 GB – 16 GB | - | 8 KB |
| 16 GB – 32 GB | - | 16 KB |
| Melebihi 32 GB | - | 32 KB |
Tabel 1.1
2. NTFS (Notification File System)
Merupakan File System untuk Windows NT. NTFS dipandang lebih baik dari pada FAT 32, tidak punya keterbatasan ukuran Cluster dan karena penyimpanan data lebih padat dan aman. Tetapi jenis ini hanya dapat digunakan untuk jenis Windows 98 keatas (Windows 2000, ME, dan XP).
Beberapa tujuan spesifik dari NTFS adalah:
Reliability: Satu hal yang penting dari sebuah File System yang serius adalah bahwa File System tersebut harus dapat pulih kembali dari masalah tanpa kehilangan data hasil. Disini NTFS mencegah hilangnya data dan memperkecil toleransi dari kesalahan dalam processing. Security dan Access Control: Kelemahan dari FAT adalah ketidakmampuan mengontrol akses file atau folder dari Hard Disk, sehingga memungkinkan pihak luar untuk mengubah data pada suatu sistem jaringan. Breaking Size Barriers: karena pada sistem FAT dalam hal ini FAT16 tidak dapat mempartisi lebih dari 4GB, sedang NTFS didesain untuk partisi yang jauh lebih besar. Storage Efficiency: NTFS lagi-lagi memperbaiki kelemahan pada FAT16 karena pada sistem ini memungkinkan terjadinya ketidak efisienan pada penyimpanan pada kapasitas Hard Disk. Untuk itu NTFS menggunakan metode lain dalam alokasi kapasitas Hard Disk tersebut. Long File Names: NTFS memungkinkan nama sebuah file hingga 255 karakter, dibandingkan dengan pada FAT adalah 8+3 karakter. Unicode Names: Unicode merupakan paket karakter standar yang digunakan pada NTFS dan menggantikan karakter Older-Single Byte ASCII. Setiap karakter pada kebanyakan bahasa yang natural adalah direpresentasikan dengan Double-Byte Number dalam paket karakter Unicode. Improved File Attribute Indexing: Dalam NTFS juga terdapat kemampuan untuk memberi indeks pada atribut berkas, fungsinya ialah sebagai penglokasian dan sorting. Data Compression: Dalam kompresi data metode yang digunakan adalah Lempiel-Ziv Compression. Dengan algoritma ini dipastikan tidak ada data yang hilang pada proses kompresi. Networking: saat ini networking berkembang pesat dengan NTFS memungkinkan networking dalam skala besar. Storage Fault Tolerance: Data-redundant Storage Methods dapat diterapkan pada NTFS. Hal ini berguna dalam menjamin dan melindungi jika suatu data/berkas mengalami kerusakan dengan mengkopi ulang data yang sama dari disk mirror. Multiple Data Streiam: NTFS dapat terdiri dari lebih 1 stream. Stream tambahan ini dapat berisi berbagai jenis data, walau data itu hanya mendeskripsikan berkas atau metadata. Encryption: NTFS juga menyediakan Encrypted File System atau EFS untuk perlindungan cryptografic pada berkas atau direktori. Reparse Points: Dalam NTFS, sebuah berkas atau direktori dapat berisi reparse point, dimana terdapat sekumpulan dari user-defined data.
BAB III
METODOLOGI
A. Pelaksanaan
Kegiatan ini dilaksanakan dengan baik oleh siswa walaupun sebagian siswa ada yang kurang mengerti dalam hal ini.
B. Jenis Kegiatan
Kagiatan yang dilakukan antara lain adalah:
1. Menginstal Operating System (OS) Microsoft windows 98 Second Edition dan Micrsoft Windows XP Professional;
2. Mengisi latihan yang ada pada modul yang sedang dipelajari.
C. Waktu dan Tempat
Kegiatan ini dilaksanakan pada:
Waktu : Pukul 07.15-15.00 Wib;
Hari : Senin-Sabtu;
Minggu ke I : 24-26 Oktober;
Minggu ke II : 12-17 November;
Minggu ke III : 03 – 07 Desember:
Tempat : Laboratorium SMKN 3 METRO;
D. Petunjuk Pelaksanaan
1. Sebelum memulai kegiatan ini kita harus menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam proses kegiatan.
2. Dan dalam melaksanakan kegiatan ini kita tidak boleh terburu-buru.
E Keselamatan Kerja
Untuk melaksanakan kegiatan ini kita harus memperhatikan keselamatan kerja diantaranya adalah:
1. Ikuti petunjuk yang diberikan oleh fasilitator/guru pembimbing;
2. Tanyakan yang tidak anda ketahui kepada guru pembimbing atau kepada teman anda yang telah mengerti materi yang sedang diberikan;
3. Ulangilah setiap tahapan diwaktu anda Menginstal apabila anda kurang mengerti;
4. Mintalah ganti alat apabila ada alat yang tidak berfungsi atau sudah rusak kepada teknisi.
F. Alat dan Bahan
| No | Alat | Bahan | Jumlah |
| 1. | Seperangkat toolset | Modul | 1 buah |
| 2. |
| Cd driver | 1 buah |
| 3. |
| Cd master windows 98 second edition | 1 buah |
| 4. |
| Cd master windows XP Professional | 1 buah |
| 5. |
| Hard disk | 5 buah |
| 6. |
| Floppy disk | 1 buah |
| 7. |
| Ram | 1 buah |
| 8. |
| Cd Rom | 3 buah |
Tabel 2.1 Alat dan Bahan
G. Langkah Kerja
1. Installasi Windows 98 SE
Adapun langkah-langkah persiapan Installasi yang kan dilaksanakan adalah:
a. Persiapkan seluruh bahan Installasi yang diperlukan;
b. Setting BIOS agar Booting dari CDROM (apabila menggunakan CD Bootable);
c. Masukan CD Booting pada CDROM;
d. Tunggu hingga Prompt (A:/>) tampil dilayar seperti gambar dibawah ini

Gambar 1.1
e. Sebelum Diinstal, Hard Disk yang ada harus dipartisi terlebih dahulu (utamanya Hard Disk baru yang belum memiliki partisi);
f. Ketik Fdisk kemudian tekan Enter maka akan tampil gambar sperti dibawah ini
Gambar 1.2
g. Pada menu diatas terlihat pilihan untuk mengaktifkan LBA (FAT 32) atau tidak. Apabila Hard Disk lebih besar dari 2 Gigabytes dan Operating System yang Diinstal adalah Windows 95 keatas, dan kita hanya ingin membuat partisi, maka sebaiknya LBA diaktifkan kita pilih Y maka akan tampil tampilan seperti dibawah ini

Gambar 1.3
h. Untuk Hard Disk yang belum dipartisi, pilih menu nomor 1 (Create DOS Partition Or Logical Disk Drive);
i. Kemudian pilih Create Primary DOS Partition (menu no 1) maka akan tampil menu seperti dibawah ini

Gambar 1.4
j. Setelah partisi selesai dibuat, Restartlah komputer kemudian Formatlah partisi yang telah kita buat seperti gambar dibawah ini

Gambar 1.5
Setelah semuanya diformat maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini

Gambar 1.6
Langkah Kerja Installasi Windows 98 SE:
a. Pindahkan kedalam Drive D (atau E apabila menggunakan 2 partisi) dengan perintah : C:\>D: atau C:\>E: seperti dibawah ini

Gambar 1.7
b. Kemudian masuk dalam Direktori Win 98 SE kemudian ketik Setup seperti dibawah ini

Gambar 1.8
pada tampilan diatas (gambar 1.7) kita tekan Enter untuk melanjutkan Proses Setup kemudian Esc;

Gambar 1.9
c. Pada tampilan diatas kita klik Continue untuk melanjutkan proses Installasi, dan tunggu proses Windows Setup hingga 100%;
d. Kemudian pada menu Collectig Information About Your Computer dan kemudian pada sub menu Select Directory pilih C:/Windows kemudian Next seperti gambar dibawah ini

Gambar 1.10
dan kemudian pada sub menu Prepring Directory tunggu hingga 2X 100% kemudian klik Next. Dan kemudian pada sub menu Setup Options pilih Typical kemudian klik Next seperti gambar dibawah ini

Gambar 1.11
Kemudian pada Windows Components kita pilih “Install The Most Common Components (Recommended)→Next”, kemudian pada sub menu Identification kita isikan Computer Name, Workgroup dan Computer Discription→Next, pada sub menu Establishing Your Location pilih negara kita kemudian Next pada gambar dibawah ini

Gambar 1.12
Pada sub menu Start Up Disk kita klik Next dan tunggu hingga muncul perintah Remove The Disk and Then Click OK To Continue kemudian kita klik OK maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini
Gambar 1.13
Kemudian pada sub menu Start Copying Files kita klik Next.
e. kemudian pada sub menu Copying Windows 98 To Your Computer kita tunggu hingga 100% dan setelah 100% maka akan tampil tampilan seperti dibawah ini
Gambar 1.14

Gambar 1.15
Kemudian pada tampilan diatas kita klik Restart Now;
f. Setelah Direstart akan muncul tampilan User Information dan kita isikan Name dan Company →Next dan kemudian pada License Agreenment dan baca baik-baik apabila setuju, pilih I Agree kemudian klik Next seperti gambar dibawah ini
Gambar 1.16
g Kemudin kita isikan Product Key isilah Product Key sesuai dengan angka yang tertera pada Sertificat Software atau pada bagian belakang sampul CD yang digunakan. Kemudian klik Next seperti gambar dibawah ini

Gambar 1.17
Dan kemudian pada Start Wizart klik Finish;

Gambar 1.18
h. Pada tampilan diatas kita tunggu hingga 100% dan kemudian akan muncul tampilan Restart Computer kita klik Restart Now;
i. Pada sub menu Date/Time Properties kita mengisikan tanggal, bulan, tahun, waktu dan Time Zone tempat kita tinggal;
j. Kemudian keluarkan CD Master Win 98Se dan Restartlah komputer dan tunggu hingga hidup lagi setelah hidup maka akan tampil seperti gambar dibawah ini

Gambar 1.19
Kita klik OK

Gambar 1.20
k. Pada gambar 1.19 kita memilih lokasi mengkopi file dari mana setelah kita tentukan kita klik OK dan kemudian pada tampilan Add New Hardware kita klik Next. Dan kemudian pada tampilan Add New Hardware kita pilih Search For The Best Driver For Your Device (Recomended) kemudian klik Next;
l. Kemudian pada tampilan Add New Hardware Wizard kita pilih Specify A Location kemudian klik Next kemudian pada tampilan selanjutnya kita klik Next dan kemudian klik Finish;
m. Kemudian ada pilihan pada komputer Do You Want To Restart Your Computer Now? Kita pilih NO untuk tidak Merestart kita pilih Yes untuk Merestart pada bagian ini penulis pilih NO dan kemudian pada tampilan selanjutnya kita klik Next→Next→Back maka akan tampil tampilan awal Windows 98 SE seperti gambar dibawah ini

Gambar 1.21
n. Kemudian pada tampilan diatas (gambar 1.20) kita klik Show This Screen Eachtime Windows 98 Starts kemudian klik Close;
Maka akan tampil tampilan seperti dibawah ini
Gambar 1.22
2. Menginstal Windows XP Professional
a. Berdoalah sebelum menginstal Windows XP Professional.
b. Siapkan alat dan bahan.
c. Hidupkanlah komputer kemudian saat komputer melakukan Booting tekan dan tahan tombol DEL/F1. Kemudian pilih Advanced BIOS jadikan CD ROM sebagai First Booting System jika menggunakan CD kemudian masukan CD master Windows XP Professional kemudian simpan pensettingan dengan menekan tombol F10. Kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini

Gambar 2.1
d. Pada gambar diatas adalah proses Windows setup dan kita harus menunggu hingga proses ini selesai sampai muncul tampilan Welcom To Setup.
e. Kemudian setelah tampilan seperti gambar 2.1 maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini

Gambar 2.2
gambar diatas kita tekan tombol enter.
f. Kemudian akan muncul Windows XP licensing Agreement kita tekan tombol F8 untuk setuju dengan persetujuannya. seperti gambar dibawah ini

Gambar 2.3
Setelah muncul tampilan seperti diatas kita akan melanjutkan proses Installasi setelah kita tekan tombol F8.

Gambar 2.4
g. Pada tampilan diatas apabila ingin kita ingin membuat partisi kita tekan tombol C.
h. Kemudian kita akan mengisikan ukuran partisi untuk satu drive (pada uraian ini penulis akan membuat 2 partisi yaitu C dengan D yang pertama kita isikan ukuran partisi untuk drive C seperti gambar dibawah ini

Gambar 2.5
i. Setelah kita mengisikan ukuran partisi seperti diatas kita tekan enter, maka kita akan kembali ke tampilan seperti gambar 2.4 maka setelah kita isikan ukuran partisi untuk drive C maka kita isikan drive kosong sebagai drive D sisa dari drive yang belum diisikan ke drive D. Setelah itu kita kita taruh kursor ke drive C sebagai system kemudian tekan enter dan pilih format the partition using the NTFS file system (Quick) kemudian tekan enter seperti gambar dibawah ini

Gambar 2.6
j. Kemudian akan muncul tampiln proses setup is formatting hingga 100% setelah 100% kita juga harus menunggu proses copying files hingga 100% setelah itu kita restart komputer dengan menekan tombol enter. Gambar copying files seperti dibawah ini

Gambar 2.7
k. Setelah merestart tadi maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini 
Gambar 2.8

Gambar 2.9
l. Pada gambar diatas (gambar 2.9) kita hanya menunggu hingga proses Installing Device yang belum masuk prosesnya tapi ketika sudah masuk proses maka akan tampil tampilan seperti dibawah ini

Gambar 2.10
m. Pada gambar diatas (gambar 2.1) kita menunggu hingga proses installing device selesai akan muncul sub menu Personalize your Software pada sub menu ini kita mengisikan Name dan Organitation kemudian setelah kita isi kita klik Next.
n. Setelah langkah diatas kita mengisikan Product Key/Serial Number setelah kita isikan kita klik Next. Dan setelah itu pada sub menu Computer Name And Administrotor Password kita isikan nama komputer kita dan kita isikan kata sandi untuk komputer kita dan setelah kita isikan kita klik Next.
o. Kemudian pada sub menu Date And Time setting kita mengatur hari, tanggal, bulan, tahun, jam dan GMT tempat kita tinggal kemudian kita klik Next setelah selesai kita menunggu proses Installing Network hingga selesai dan kita juga akan menunggu proses Copying Files selesai dan setelah proses copying files kita juga harus menunggu proses Installing Start Menu Items hingga selesai.
p. Setelah proses diatas kita juga menunggu proses Registering Components hingga selesai, juga menunggu Proses Saving Setting hingga selesai dan juga kita harus menunggu hingga Proses Removing Any Temporary Files Used hingga selesai.
q. Kemudian pada tampilan display setting kita klik OK dan kemudian akan muncul tampilan monitor setting kita klik OK seperti tampilan dibawah ini

Gambar 2.11
Kemudian pada tampilan Welcome To Microsoft Windows kita klik Next untuk melanjutkan proses, dan kemudian pada tampilan Help Protect Your PC kita pilih Not Right Now kemudian kita klik Next dan kemudian pada tampilan Who Will This Computer? kita isikan nama kita kemudian kita klik Next setelah itu ada tulisan Thank You kita klik Finish setelah itu akan muncul tampilan pertama komputer setelah diinstal seperti gambar dibawah ini

Gambar 2.12
3. Menginstal Driver VGA Windows 98se
a. Pertama hidupkan komputer dan masukkan CD Drivernya ke CD ROM/DVD ROM
b. Setelah muncul tampilan awal Windows dan ada icon-iconya maka kita klik kanan pada icon my computer kemudian pilih properties.
c. Kemudian pilih dan klik device manager kemudian pilih hardware yang belum terinstal drivernya biasanya driver yang belum diinstal ada tanda tanya dan tanda serunya berwarna kuning.
d. Kemudian klik kanan pada hardware yang belum terinstal driver kemudian klik driver→update driver
e. Dan kemudian klik Next →pilih Brows pada kotak dialog kemudian cari letak Driver kemudian klik Driver pilih Motherboard lalu klik VGA dan klik WIN 98SE kemudian klik Next. Dan ikuti apa yang diperintahkan oleh komputer.
f. Jika sudah selesai klik Finish kemudian Restartlah komputer.
4. Menginstal Driver LAN pada WIN 98 SE
a. Masukkan CD Driver pada Motherboard pada CD ROM.
b. Tunggu hingga pilihan Driver muncul pada layar monitor.
c. Klik Motherboard Driver instal kemudian klik pada SIS Chipset 730E Driver lalu klik LAN.
d. Kemudian klik WIN 98SE lalu tunggu setup hingga selasai hingga 100% Complete kemudian muncul kotak dialog welcome to the SIS LAN driver setup lalu klik next.
e. Kemudian muncul Setup Type pada kotak dialog ini ada beberapa pilihan untuk menginstal yaitu:
e.1 Typical, Instal untuk semua komponen yang dipakai,
e.2 Compct, Instal yang perlu-perlu saja,
e.3 Custom, Instal berdasarkan pilihan anda, tapi yang lebih efisien kita pilih Typical saja.
f. Lalu klik Next dan setelah itu akan muncul kotak dialog konfirmasi folder penyimpanan program. Klik Next.
g. Setelah itu muncul kotak dialog Start Copying Files yang menampilkan informasi tentang yang telah kita setting kemudian Next.
h. Setelah itu tunggu hingga proses pengkopian hingga 100% dan setelah itu akan muncul kotak Dialoginstallshield Wizard Complete kita klik Yes kemudian Finish maka komputer akan Terestart. Maka proses penginstallan Driver LAN selesai.
5. Menginstal Driver Windows XP professional
a. Masukkan CD Driver Motherboard.
b. Klik kanan pada Icon My Computer→Properties→Hardware→Device Manager.
c. Pada Device Manager klik kanan pada Device yang akan diinstal Driver kemudian pilih Update Driver check listlah Yes, Now And Every Time I Connect A Device kemudian klik Next.
d. Kemudian pilih install the Sofware Automatically (Recomended) kemudian Next.
e. Pada Hardwre Update Wizard pilih Next.
f. Kemudian ada proses pengkopian dan tunggu hingga selesai.
g. Kemudian klik Finish.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Hasil yang Dicapai
Hasil yang dicapai setelah penyusun melakukan kegiatan yaitu menginstalasi Windows 98 SE dan Windows XP Professional penyusun menjadi tahu bagaiman acara menginnstal Operating System Windows.
B. Pembahasan
1 Faktor Pendukung
a. Ruang laboratorium yang lumayan agak nyaman.
b. Bahan yang dibutuhkan lengkap.
c. Alat yang dibutuhkan lengkap.
d. Bantuan peminjaman modul oleh guru pembimbing.
2 Masalah yang Dihadapi
a. Pada saat penginstalan kabel datanya tidak berfungsi, Hard Disknya rusak hingga ganti sampai 3 kali.
b. Pada waktu penginstallan Driver CD Drivernya rusak/tidak cocok dengan model Mainboardnya.
c. Pada waktu menginstal CD ROM pada CPU tidak bisa membaca CD Master Windows 98 Second Edition dan pada waktu CD dimasukan CD Master tidak bisa keluar.
3 Pemecahan Masalah
a. Akhirnya kabel data dan Hard Disk yang tidak berfungsi secata maksimal diganti agar bisa mengikuti pelajaran agar tidak tertinggal dengan teman yang lain.
b. CD Driver diganti dengan cd driver yang lain.
c. CD Rom yang tidak berfingsi diganti dengan CD ROM yang lain.
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kesimpulan penyusun dalam melakukan dalam melakukan kegiatan tersebut diatas adalah senang karena hampir mengerjakan semua test yang diberikan oleh guru pembimbing/fasilitator.
B. Saran
Saran dari penyusun adalah sebagai berikut:
1 Dimohon kepada fasilitator/guru pembimbing diwaktu jam belajar jangan keluar karena setiap ditinggal keluar murid-murid hampir semua ribut;
2 Dimohon kepada murid-murid kelas X Tehnik Komputer dan Jaringan agar diwaktu guru menjelaskan tidak keluar meminta ijin untuk pergi ketoilet.
0 komentar:
Posting Komentar